Arsip untuk Desember, 2008

Perayaan Malam Tahun Baru

“Dah pd dtang blm mbah arjo.” satu pesan dari Ari Khotol yang dikirimnya untukku tepat pukul 19:11:26 wib. Aku hanya membalas pesannya dengan sebuah sms singkat, “Belum tuh!”
Sekitar pukul 19:41 wib bel rumahku berbunyi dengan kerasnya menandakan ada tamu yang mesti aku temui di luar rumah. Malam tadi kebetulan aku sendirian di rumah, kakakku sedang [...]

Continue reading »

Gagal CPNS, Kembali Bidik Swasta

Sembahyang Subuhku hari ini ku laksanakan sangat terlambat, sekitar pukul 05:25 wib. Bahkan dua alarm yang biasanya berdering pukul 03:00 wib dan 04:30 wib dari kedua handphone milikku tak dapat ku dengar bunyi deringnya karena terlalu nyenyak tidurku.

Continue reading »

Rangkuman Aktifitas Hari Ini

Tak ada hal yang menarik hari ini yang menarik untuk aku tulis di blog ini. Hanya rangkuman aktifitasku dari pagi hari hingga malam hari yang coba aku ceritakan kepada para pembaca yang budiman.

Continue reading »

Tahun Baru Hijriyah Membosankan

Sehari ini aku hanya di rumah saja. Pagi hingga sore tetap jaga toko besi, meski hampir semua toko besi di Klaten mengeluhkan hal yang sama, sepi pembeli.

Continue reading »

Mentari.. Oh Cantiknya Mentari

Ku hentikan aktifitas mengetik naskah, dan segera ku matikan laptop Compaq milikku. Ku turuni anak-anak tangga bergegas menuju dapur. Masak Indomie goreng!

Continue reading »

Ngobrol Hingga Jam 01:00 Wib

Malam telah menampakkan dinginnya dengan diikuti gerimis hujan. Pukul 20:36 wib ini aku sedang menonton sinetron favorit Cinta Fitri di ruang tamu setelah sebelumnya aku membelikan roti bakar untuk kakakku yang sedang kelaparan.

Continue reading »

Membesuk Ibunda TITA

Selesai mandi dan berwudhu, sembari menaiki anak-anak tangga menuju ke kamar, Hp-ku sudah bernyanyi menandakan ada seseorang yang menelponku. Ternyata Bakti menelponku menanyakan rencanaku menjenguk ibunda Tita di RS. Islam Klaten.

Continue reading »

Jogjakarta, Berburu Kambing Jantan

Hari ini matahari begitu teriknya menyinari kota Klaten. Memang pagi tadi mendung sempat menggantung, namun berjalannya waktu malah matahari semakin terus menampakkan sinar panasnya. Jalan-jalan raya pun ramai dengan mobil-mobil berplat luar kota, mengingat sekarang ini adalah saat-saat libur panjang. Pantas saja jika banyak keluarga yang ingin sekedar berlibur ke tempat-tempat tertentu hingga akhirnya menyebabkan [...]

Continue reading »

Bersujud di Ar-Roudhoh

Sholat Jum’atku hari ini tidak dilaksanakan di masjid langganan, yakni masjid raya Klaten. Bersama sang bapak, aku berboncengan menuju ke daerah Ngingas, sholat di Masjid Ar-Roudhoh.

Continue reading »

TITA Menyapa Lebih Dulu

Alarm Hp-ku berbunyi pukul 04:05 wib, seketika aku terbangun membuka mata dan terdengar lantunan gema adzan Subuh. Gara-gara adzan itulah aku beranjak bangun dari kasur tidurku, mungkin kalau aku tidak mendengar suara adzan itu, aku akan tertidur pulas lagi.

Continue reading »

Siapakah cowok itu?

Kedatangan Tita sore tadi ke rumahku menyisakan sebuah rasa penasaran. Aku belum tahu persis siapa dan apa status seorang cowok yang tadi mengantarkan Tita ke rumahku.

Continue reading »

Ari Khotol : “TITA Kecelakaan!”

“Jek nomere Tita berapa? Kamu tahu ndak tadi siang Tita kecelakaan di RSI, tadi ibunya dibawa ke RSI. Masalahe ini motore di tinggal di bengkelku.” sebuah pesan singkat dari Ari Khotol tertera tanggal pengiriman 25 Desember 2008 jam 16:05:33 wib.

Continue reading »

TITA, Bersilaturahmi Lagi

Selasa, 7 Oktober 2008.
Suasana kota kecil bernama Klaten sangat menjemukan. Meski hari raya lebaran telah dilalui seminggu yang lalu, namun hilir mudik kepadatan mobil-mobil berplat luar kota masih saja memenuhi sepanjang jalan di Klaten. Yang sedikit berbeda hanyalah aktifitas anak-anak sekolah yang masih meliburkan diri. Cuaca pagi itu juga masih seperti hari-hari sebelumnya, matahari senantiasa [...]

Continue reading »

Arisan Keluarga dan Ulang Tahun Bapak

Dua puluh lima desember 2008 ini dijadikan sebagai hari libur nasional karena diperingati sebagai Hari Raya Natal. Meski libur, namun libur panjang ini malah dijadikan beberapa orang sebagai waktu berlibur. Khusus umat nasrani sendiri, hari natal dijadikan seperti “lebaran” khasnya orang muslim.

Continue reading »